Misteri Dibalik Lagu "Gloomy Sunday"

Ada yang pernah mendengarkan lagu ‘Gloomy Sunday’?
Lagu yang dianggap beberapa orang memiliki arti yang sangat menyeramkan dan menyedihkan itu menjadi sangat viral pada tahun 1935 silam. Lagu ini dipercaya membuat orang-orang yang mendengarkan lagu tersebut akan mempunyai keinginan untuk mengakihiri hidupnya tanpa ada alasan yang jelas. Berikut ini Sonavoda sudah merangkum dengan singkat tentang lagu ‘Gloomy Sunday’ ini.

Reszo Seress adalah seorang pianis yang berasal dari Hungarian. Pada tahun 1932 Reszo Seress menceritakan bahwa dirinya bermimpi menjadi pemain musik yang terkenal di Paris. Tetapi, mimpi hanyalah mimpi, lagu yang diciptakan oleh Reszo Seress tidak pernah menarik perhatian dari perindustrian musik. Reszo Seress pun tidak menyerah begitu saja ia tetap melakukan yang terbaik agar lagunya dapat diterima di dunia permusikan. Tetapi hal yang tidak diinginkan terjadi saat tunangannya tidak mendukung pekerjaan yazng dilakukan oleh Reszo Seress. Tunangannya menyuruhnya untuk mencari pekerjaan lain yang lebih menjamin kehidupannya dimasa depan. Pertengkaran hebat antara Reszo dan tunangannya pun tidak dapat dihindari. Dan pada akhirnya hubungan mereka berakhir dengan perasaan dendam dan benci dengan satu sama lain.

Kala itu Reszo sedang duduk termenung tepat didepan pianonya, suasa mendungpun berubah saat hujan mulai turun dari langit. Reszo pun mulai memain-mainkan pianonya sampai akhirnya ia mempunyai ide untuk lagunya, “Minggu yang Suram (Gloomy Sunday)! Ya itu akan menjadi lagu baruku.” katanya sambil mulai menuliskan notasi-notasi dan mengubah lagu itu hanya dalam waktu 30 menit. Setelah mengirimkan lagu tersebut ke produser musik, Reszo berharap lagu barunya tersebut akan diterima. Akan tetapi produser musik tersebut mengatakan bahwa nada dari lagu ‘Gloomy Sunday’ tersebut terlalu menyedihkan dan menolaknya. Reszo pun mengirimkan lagu tersebut ke produser musik lainnya. Kali ini lagunya diterima dan penerbit musik tersebut mengatakan bawah lagu yang di ciptakan oleh Reszo akan didistribusikan ke seluruh dunia. Reszo pun senang bukan main mendengar hal tersebut.

Beberapa bulan setelah penerbitan lagu ‘Gloomy Sunday’, kejadian-kejadian aneh dan menyeramkan pun sering terjadi. Banyak sekali kasus bunuh diri yang dipercaya diakibatkan oleh lagu tersebut. Salah satunya adalah, seorang perempuan yang ditemukan dilantai kamarnya dengan keadaan tidak bernyawa beserta dengan salinan dari lirik lagu ‘Gloomy Sunday’.

Ada pula yang mengatakan bahwa dirinya amat sangat tertekanan di karenakan oleh lagu tersebut dan menembaki dirinya sendiri. Kekacaupun kerap terjadi. Di Hungarian tempat Reszo lahir pun melarang keras pemutaran lagu ‘Gloomy Sunday’ dikarenakan lagu itu dianggap sebagai meninggkatnya kasus bunuh diri terjadi. Ditambah pemerintahan Hungarian saat itu sedang sangat tidak stabil. Tak hanya Hungarian Amerika dan Inggris pun melarang pemutaran musik tersebut dinegaranya.

Sebelumnya lagu Gloomy Sunday di ciptakan oleh seseorang yang bernama Laszlo Javor. Namun kejadian mengerikan pun terjadi pada Laszlo, selang beberapa waktu setelah pemutaran lagu tersebut kekasihnya meninggalkan surat yang berisi tentang niatnya untuk bunuh diri setelah mendengarkan lagu Gloomy Sunday, dan akhirnya benar-benar mengakhiri hidupnya.

Laszlo pun sangat amat terpukul atas kejadian tersebut, lagu yang ia ciptakan untuk sang kekasih malah membuat sang kekasih mengakhiri hidupnya. Tak berapa lama setelah sang kekasih bunuh diri, Laszlo mengalami serangan jantung dan meninggal pada tanggal 21 Febuari 1956. Kasus bunuh diri yang terjadi mencapai 200 kasus dari seluruh dunia, kasus bunuh diri ini dipercaya berkaitan dengan lagu Gloomy Sunday. Pada tahun 1968 Reszo Seress yang mengubah lagu tersebut pun mengakhiri hidupnya dengan cara melompat dari sebuh gedung tingkat delapan. Bukan hanya mengakhiri hidupnya, setelah lagu Gloomy Sunday tersebut dirilis dirinya merasa bahwa ia tidak akan bisa lagu untuk merilis lagu keduanya. Sebelum mengakhiri hidupnya Reszo mengungkapkan bahwa lagu tersebut adalah curahan patah hati yang sedang ia alami waktu dan itu membuat dirinya menjadi lebih putus asa.

Billie Holiday adalah seoarang penyanyi yang menyanyikan kembali lagu Gloomy Sunday. Hal itu membuat Billie Holiday menjadi hits dan lagi-lagi lagu itu diputar kembali diberbagai pusat stasiun radio. Dan ketika lagu tersebut diputarkan kembali kasus bunuh diripun menjadi meningkat lebih pesat. Pada tahun 1997 Billie Holiday, sang penyanyi yang mengcover lagu tersebut pun melakukan bunuh diri di Dundee, rumah ayahnya sendiri.

Inilah misteri dibalik lagu "Gloomy Sunday", bagaimana menurut Sahabat Sonavoda?


Baca Juga:

Polisi Wanita Cantik yang Sedang Viral di Media Sosial

Sufiana Maya Sari, Brigadir dua atau singkatan nya ‘Bripda’ adalah seorang anggota Polisi Wanita Polres yang berasal dari Karanganyar, Jawa Tengah. Polwan cantik dengan kelahiran pada 7 Juli tahun 1996 yang satu ini memiliki ajaran mengenai bela diri yang cukup baik.

Seperti yang ia lakukan pada beberapa waktu yang lalu, ia dapat membekuk seseorang yang sedang mengedarkan narkoba. Sari mengaku bahwa dirinya tidak menduga akan mendapat tugas untuk menangkap seorang pengedar narkoba.

Sari tidak menyangka bahwa dirinya akan mendapat tugas untuk menangkap seorang pengedar yang memiliki postur tubuh yang besar dibanding kan dengan tubuh nya sendiri. Polwan ini bahkan tidak menyangka jika dia harus mendapat tugas seperti ini, polwan ini harus meringkus pengedar obat-obatan terlarang yaitu narkoba yang memiliki badan yang berbeda jauh dengan badan polwan itu sendiri, namun polwan ini sudah di bekali ilmu bela diri yang dia miliki dan dia yakin untuk bisa meringkus si pengedar narkoba itu.

Alur kisah Brigadir dua Sufiana Maya Sari ini berawal ketika Narkoba Polres Karanganyar meminta bantuan dari Bribda Sulfiana untuk ikut serta dalam tugas menangkap si pengedar narkoba. Pengedar narkoba tersebut tidak kalah cerdik, ia mengikut sertakan sejumlah wanita untuk ikut serta melawan penangkapan polisi karna jumlah polisi wanita yang tidak memadai/mencukupi maka harus dilakukan penambahan. Tugas dari polisi wanita ini adalah untuk membantu meringkus pengedar narkoba yang lainnya, maka ditunjuk lah Bribda Sufiana untuk membantu proses penangkapan.

Tetapi ternyata kondisi dan situasi di lapangan sangatlah berbeda dari apa yang sudah di rencanakan, setelah lama menunggu, ternyata Bribda Sufiana harus langsung behadapan dengan si pengedar.
Malam itu pihak kepolisian mendapat kabar bahwa akan ada transaksi narkoba. Lokasi transaksi obat-obatan terlarang tersebut berada di bawah sebuah jembatan layang di jalan Solo Tawangmangu. Sejumlah anggota polisi dan Bribda Sulfiana datang dari Sat Narkoba Polres Karanganyar dan bersiap dia lokasi kejadian pukul 17.00 WIB.

Setelah sudah lama menunggu sampai sekitar 5 jam, akhirnya Bripda Sufiana melihat seseorang muncul dengan gerak-gerik nya cukup mencurigakan. Bribda Sulfiana datang dan mencoba untuk memberhenti kan orang tersebut tetapi orang tersebut tidak menghiraukan Bribda Sufiana sama sekali. Bribda Sufiana tetap berusaha keras untuk melumpuhkan orang tersebut.

Karna sudah di bekali bela diri dan di temani sejumlah anggota dari Sat Narkoba, akhirnya si pelaku pun menyerah. Di lakukan pemeriksaan di seluruh badan pengedar narkoba tersebut. Setelah pemeriksaan tersebut di temukan nya barang bukti yang menyerupai salah satu jenis narkoba berjenis sabu yang disimpan oleh sang pengedar di dalam dompetnya sendiri. Dari hasil penangkapan polisi juga sudah mengamankan satu buah handphone merk Polytron berwarna hitam dan satu buah motor dengan merk Honda Supra yang berplat AD 3383 SA.

“Saya merasa bangga sekali bisa ikut penangkapan ini dan merupakan pengalaman yang pertama untuk saya bisa meringkus seorang tersangka narkoba di Karanganyar,” kata Bribda Sufiana.

Kepala Kepolisian Resor Karanganyar yang bernama AKBP Ade Safri Simanjuntak memberikan penghargaan atas prestasi yang dilakukan oleh seorang anak buahnya. Pak Ade berjanji akan memberikan apresiasi ke setiap personel Sat Narkoba Polisi Resor Karanganyar yang akhir - akhir ini berhasil menangkap banyak kasus tentang narkoba.

Kapolres Karanganyar AKBP Ade Safri Simanjuntak menghargai prestasi yang di miliki oleh Bribda Sufiana, bahkan dia juga berjanji akan memberikan penghargaan kepada seluruh personil karena telah berhasil menangkap banyak kasus-kasus narkoba.


Baca Juga:
- Floating Market Tempat Wisata Baru Dari Bandung
- Beberapa Manfaat Olahraga yang Perlu Kamu Ketahui
- Inilah Kisah Seorang Pak Ogah 'Tukang Parkir Jalanan'

Yuk, Intip Kebudayaan Pulau Bangka Belitung!


Salah satu provinsi di Indonesia memiliki dua pulau. Provinsi tersebut yaitu Bangka Belitung, karena mereka terpisah menjadi dua pulau, yaitu Pulau Bangka, Pulau Belitung beserta beberapa pulau-pulau kecil yang ada di provinsi kepulauan Bangka Belitung. Provinsi Bangka Belitung terletak di sebelah timur Pulau Sumatra, yang letaknya tidak jauh dari provinsi Sumatra Selatan. Ibu kota pulau Bangka Belitung adalah kota Pangkal Pinang, provinsi Bangka Belitung ini mempunyai 470 buah pulau sedangkan pulau yang berpenghuni hanya 50 pulau.

Keindahan alam di Bangka Belitung inilah yang menjadi daya tarik dan membuat banyak orang ingin mengunjungi pulau tersebut. Ada juga turis atau wisatawan yang datang untuk melihat kehidupan warga yang hidup disini rukun antar sesama etnis.

Nah, sekarang ini Sonavoda akan memperkenalkan kalian pada kebudayaan Bangka Belitung yang mungkin beberapa dari kalian mengetahuinya, di antara lain sebagai berikut ini:

1.Rumah adat khas Bangka Belitung
Rumah panggung adalah rumah adat dari Bangka Belitung. Rumah ini berbentuk sama seperti rumah khas yang terdapat di daerah pesisir Malaka dan Sumatra. Rumah panggung ini terbuat dari bahan bambu, rotan, dan kayu. Ada 9 buah tiang yang digunakan untuk membangun bangunan ini berdasarkan gagasan 9 tiang ini dipercaya oleh masyarakat Bangka Belitung sebagai penopang rumah panggung. Tiang utama adalah yang pertama kali dibuat pada rumah panggung yang terletak di tengah posisi rumah. Daun rumbia dijadikan sebagai atap rumah panggung oleh orang Bangka. Sedangkan dinding rumah panggung dibangun menggunakan pelepah pohon.

2. Pakaian adat khas Bangka Belitung
Pakaian yang biasanya di pakai oleh mempelai laki-laki dari masyarakat Bangka Belitung adalah sebuah jubah panjang yang mencapai betis kaki. Kain tersebut terbuat dari bahan beludru diukir dengan hiasan manik – manik dan pakaian bawah ditambah celana. Mempelai pria harus membawa sebuah selempangan kain di bahu sebelah kanan. Untuk bagian alas kaki mempelai laki-laki biasanya menggunakan sandal Arab dan memakai sungkon sebagai penutup kepala.
Sedangkan pakaian pengantin untuk wanita memakai baju kurung berwarna merah dengan menggunakan bahan yang sama dengan pakaian mempelai laki – laki dan memakai kain cual. Kain cual adalah salah satu kain asli yang berasal dari Bangka. Untuk menghiasi pengantin wanita di pakailah pakaian seperti Kembang Cempaka, Daun Bambum, Anting Panjang, Kembang Goyang, dan juga Sari Bulan.

3. Senjata tradisional khas Bangka Belitung
- Alat atau senjata yang digunakan untuk pertanian atau panen lada yaitu senjata kedik.
- Parang Bangka atau golok Bangka itu mempunyai bentuk menyerupai golok – golok yang terdapat di Pulau Jawa, dibuat agak lebar dan agak berat agar parang atau golok tersebut dapat cepat dan tepat memotong. Alat ini digunakan untuk memotong pohon atau untuk berkelahi jarak dekat.
- Siwar adalah salah satu senjata tradisional khas Bangka Belitung.


Baca Juga:
- Berbagai Wisata di Indonesia
- Final Piala Presiden 2017
- Inilah Penyebab Kita Sulit Tidur

Inilah Kisah Seorang Pak Ogah 'Tukang Parkir Jalanan'


Pasti banyak dari kita yang sering menemui masyarakat yang mengatur lalu lintas di perempatan atau jalan sempit maupun berlubang dengan imbalan seikhlasnya oleh pengguna jalan tersebut, orang tersebut biasanya lebih dikenal dengan sebutan ‘pak ogah’.

Tim Sonavoda sempat mewawancarai seorang pak ogah yang mempunyai nama asli Pak Irsan. Diumur yang sudah mencapai 28 tahun Pak Irsan belum berkeluarga dan hanya mempunyai pekerjaan sebagai tukang parkir jalanan atau yang disebut sebagai ‘pak ogah’. Pak Irsan menjadi pak ogah sebagai kerja sampingan nya dikarenakan pekerjaan tetap yang dimiliki Pak Irsan sebelumnya mempunyai gaji yang kecil sehingga tidak cukup untuk mencukupi kebutuhan nya sendiri. Ia bekerja dari pukul 05.00 – 14.00 WIB, lalu ia bekerja menjadi pak ogah mulai pukul 16.00 – 18.00 WIB. Ia memilih pekerjaan menjadi pak ogah dikarenakan sudah terbiasa menjadi pak ogah sejak ia bersekolah dibangku SMP dengan penghasilan yang cukup menguntung kan. Pendapatan nya selama menjadi pak ogah adalah sekitar Rp 40.000 – Rp 50.000.

Resiko menjadi pak ogah ya pasti akan berurusan dengan pihak kepolisian. Pak Irsan sendiri pernah tertangkap 5 kali. bila ditangkap ada yang langsung dibebaskan tapi ada juga yang ditaruh dipanti selasai 1-3 hari lalu dilepaskan. namun meskipun tujuan pak ogah untuk membantu, ada beberapa pak ogah yang suka memaksa agar diberikan upah. Bila para pengendara menolak, ada pak ogah yang akan merusak kendaraan tersebut dan ini bukan sikap yang baik.

Menurut Pak Irsan yang sebagai pak ogah bahwa mereka melakukan tersebut mempunyai alasan masing-masing. Ia mengatakan kalau pengendara yang tidak mau memberikan upah ya tidak apa-apa, masih banyak mobil yang lain mau memberi. Namun para pengendara yang tidak memberikan upah juga harus tau cara bersikap, seperti memberikan tangan tanda terima kasih juga kita sudah menghargai.

Pak Irsan sendiri pernah adu mulut dengan pengendara, ada pengendara yang mungkin memang sedang emosional atau kesal karena macet malah melampiaskan emosi dengan para pak ogah dengan berteriak atau mengucapkan kata-kata yang tidak sopan, bahkan yang lebih parah sampai meludahi para pak ogah.
Suka duka pak ogah sendiri cukup banyak, seperti sampai tangannya patah karena terlindas mobil lalu ditangkap keparat kepolisian. Namun ia tidak menyerah, ia bekerja bersama 4 anak muda lainnya. Ia memilih pekerjaan seperti ini karena mencari pekerjaan yang layak itu sulit, jika ada pekerjaan yang lebih baik pun ia tidak mau menjadi pak ogah karena melelahkan. Sepulang menjadi pak ogah , ia pun harus menjadi tukang parkir.

Pak Irsan berharap bahwa pemerintah tidak menangkap mereka yang ingin membantu melancarkan perjalanan bukannya membuat masalah. Ia juga berharap agar pemerintah akan menyediakan lapangan kerja bagi mereka dan gaji yang ada pun di sama ratakan sesuai UMR. Harapan untuk para pengendara juga agar tolong bisa lebih menghargai para pak ogah meskipun mereka lebih rendah dari para pengendara.


Baca Juga:
- Seorang Ayah Tanpa Kaki dan Hanya Memiliki Satu Tangan Berjuang Keras Demi Para Buah Hatinya
- Pertandingan antara Barcelona dengan PSG
- Manfaat Buah Sirsak Yang Mungkin Belum Diketahui

Kisah Motivasi dari Seorang Tuna Netra, Sikdam Hasim Gayo



Sikdam Hasim Gayo, yang terlahir di Tapanuli Selatan, Sumatra Utara. Sikdam sekarang berumur 27 tahun yang artinya dia lahir pada tahun 1990. Ayah dan ibu Sikdam berasal dari Aceh dan Sikdam sendiri pun bertumbuh serta besar di kota Jakarta.

Waktu kecil, Sikdam terlahir normal layaknya anak-anak pada umumnya. Malang nya, pada umurnya yang ke-22 tahun tepat nya 5 tahun yang lalu, ia mengalami kecelakaan saat sedang mengendarai mobil. Kejadian tersebut terjadi selepas Sikdam selesai dari studi nya, karena kecelakaan tersebut kepala Sikdam terbentur dan urat syaraf mata nya terlepas. Menurut diagnosa dari dokter Indonesia, mata Sikdam tidak dapat tertolong lagi. Untuk pertama kalinya Sikdam merasakan stress akibat kecelakaan tersebut. Dia berkata “Saya kecewa, saya marah sama Tuhan.” Sempat dia merasa bahwa dalam keadaannya yang sekarang dia tidak bisa apa-apa lagi dan dia merasa hidupnya sudah tidak ada gunanya lagi.

Tapi setelah semua itu terjadi, dia kembali bersemangat, dan orang yang telah membuat dirinya kembali bersemangat adalah ibunya sendiri. Dalam pendidikan nya, Sikdam sudah menjadi sarjana pendidikan bahasa Inggris. Sebelumnya, Sikdam juga pernah kuliah di Bali. Sebenarnya cita-cita Sikdam dari kecil adalah menjadi seorang diplomat. Namun Tuhan memiliki rencana lain yang lebih indah bagi seorang Sikdam. Saat ini Sikdam di percayakan untuk menjadi guru SMA di salah satu sekolah.

Menurut pengakuan nya, dia sudah ikut main dalam dua film yang pastinya sangat memotivasi. Sikdam sendiri adalah seorang aktivis bagi para penyandang disabilitas. Sikdam juga pernah meraih penghargaan Internasional Award untuk pertama kalinya di Indonesia, yaitu For Young People. Penghargaan tersebut di raihnya karena dedikasinya di bidang pendidikan untuk dirinya sendiri dan untuk sosial dari tahun 2012 hingga sekarang. Penghargaan tersebut di berikan pada Sikdam oleh Pangeran Edward, di Inggris. Penghargaan tersebut sudah benar-benar diakui oleh 140 negara.

Pada tahun 2015, Pangeran Philiph dengan hormat mengundang Sikdam dalam acara “Royal Dinner With The Royal Family” yang acaranya sendiri diadakan setiap 10 tahun sekali. Pangeran Philiph mengundang Sikdam karena pangeran Philiph terkesan dengan cerita hidup dari Sikdam. Saat Sikdam turun dari mobil yang menjemput nya, dia langsung menyentuh tanah karena dia ingin merasakan kalau dia benar-benar sudah di istana Birmingham. Lalu Pangeran Edward menghampiri Sikdam, dan dia bilang kalau cerita hidup nya sangat menginspirasi dan sangat memotivasi.

Saat itu juga ketika Putri Sophie mendengar kisah perjalanan hidup dari Sikdam, Putri Sophie sempat menangis karena terharu. Menurut Sikdam, Tuhan dan  disabilitasnya lah yang membuat mimpinya tercapai. Sikdam tidak hentinya mengucap syukur pada Tuhan Yang Maha Esa atas berkat-Nya yang melimpah. Tidak lupa juga, ia berterima kasih pada ibunya, dia bisa seperti itu karena dukungan dan motivasi dari seorang ibu yang selalu ada di sampingnya.



Baca Juga:
- Seorang Ayah Tanpa Kaki dan Hanya Memiliki Satu Tangan Berjuang Keras Demi Para Buah Hatinya
- Makanan dan Minuman yang Dapat Merusak Tulang
- Pertandingan antara Barcelona dengan PSG

Menengok Kehidupan Siti Aisyah


Seluruh dunia dikejutkan oleh seorang yang bernama Siti Aisyah karena kasusnya yang membunuh anak dari pemimpin Korea Utara. Siti Aisyah sendiri adalah seorang yang pekerja keras. Meski dari kecil dia sudah dalam keadaan yang sangat sederhana dan hanya mencapai SD (Sekolah Dasar) waktu dia tinggal Sidangsari, Banten. Mulai tahun 2005 dia pindah ke jakarta tepatnya di jalan Angke Indah daerah Tambora, Jakarta Utara. Di Jakarta dia mulai bekerja di pabrik pembuatan baju (konveksi). Tak membutuhkan waktu yang lama untuk tinggal di Jakarta, Siti pun mulai menikah dengan pria yang bernama Gunawan Hasyim, dan mereka mempunyai satu orang anak.

Tidak beselang lama, akhirnya Siti pun memutuskan untuk bercerai. Setelah memutuskan untuk bercerai, Siti malah bekerja di daerah Batam. Setelah cukup lama Siti bekerja, Siti terduga menjadi tersangka pelaku pembunuhan anak dari pemimpin Korea Utara, Kim Jong Nam.

Pembunuhan tersebut terjadi di Malaysia, tepatnya di Kuala Lumpur. Modus pembunuhan tersebut dilakukan dengan cara kain di semprotkan dengan racun, lalu kain tersebut di tempelkan pada wajah korban. Selain Siti Aisyah, orang-orang yang terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut diduga adalah menteri keamanan negara dan menteri luar negeri Korea Utara.

Meski Korea Utara tidak mengakui kematian dari Kim Jong Nam, Amerika dan Korea Selatan yakin bahwa badan penyelidik intelijen dari Korea Utara ikut campur tangan dalam kasus pembunuhan tersebut.

Ada beberapa nama yang diduga telah terlibat dalam kasus pembunuhan tersebut, berikut yang SONAVODA rangkum:

  • Ri Jong Chol (Korea Utara)
  • Kim UK (Korea Utara)
  • Ri Jae Nam (Korea Utara)
  • Hyon Kwang Song (Korea Utara)
  • Ri Ji U atau James (Korea Utara)
  • Jong Gil (Korea Utara)
  • Hong Song Hac (Korea Utara)
  • Ri Ji Hyon (Korea Utara)
  • Doan Ti Huong (Vietnam)
  • Siti Aisyah (Indonesia)
  • Muhammad Jalaludin (Malaysia)

Menengok keadaan dari orang tua Siti Aisyah,  mereka hanya bisa tercengang kaget mengetahui bahwa puteri mereka melakukan hal seperti itu. Yang mereka tahu, Siti adalah orang baik dan pendiam. “Tidak mungkin anak saya yang baik membunuh orang” ujar Ibu dari Siti Aisyah. Orang tuannya hanya bisa minta jalan yang terbaik dari Tuhan serta selalu berdoa untuk keselamatan anaknya.
Menurut pengakuan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur, mereka sudah menyiapkan pengacara untuk membela Siti dalam persidangan nanti. Sebelum melakukan sidang nanti,  Siti Aisyah meminta izin dan doa pada kedua orangtuanya dan berpesan agar tidak usah pergi ke Malaysia untuk melihat sidang tersebut serta keadaan Siti sendiri sehat-sehat saja.

Baca Juga:
Liburan Raja Salman ke Bali
Hal Yang Tak Terpikirkan Kita Lakukan Pertama Kali Setelah Menikah
Tidak Pernah Ada Olahraga yang Sia-sia, Penelitian ini yang Membuktikannya

Selfie bersama dengan Raja Salman



Pada saat Raja Salman bin Abdul Aziz al-Saud datang ke Indonesia hari Rabu 1 Maret 2017 yang lalu, ia langsung menanyakan keberadaan cucu Presiden Sukarno selaku presiden RI yang pertama.

Pada hari Kamis 2 Maret 2017 kemarin, Raja Salman pun berkesempatan untuk bertemu dengan anak dari presiden pertama RI, yaitu ibu Megawati Soekarno yang dikenal juga sebagai presiden RI yang ke-5.

Pertemuan antara orang ternama di Arab Saudi atau yang biasa di panggil dengan Raja Salman dengan cucu presiden RI yang pertama, Puan Maharani dan ibunya Megawati tidak hanya sekedar perbincangan biasa.

Setelah perbincangan yang cukup singkat antara Raja Salman dengan Puan Maharani, Puan beserta ibunya Megawati, mendapat kesempatan untuk berfoto bersama dengan sang Raja. Bukan hanya berfoto formal tetapi mereka juga berkesempatan untuk ber-selfie dengan Raja Salman.

Di dalam foto tersebut dapat kita lihat Puan yang sedang mengenakan baju batik dan berkerudung hitam sedang memegang ponsel pribadinya untuk melakukan selfie dengan Raja Salman. Disamping kanan Raja Salman terdapat ibu Megawati yang sedang mengembangkan senyum lebar. Disamping kiri Raja Salman juga ada Presiden Jokowi terlihat sedang tersenyum melihat kearah kamera, walau tidak ikut serta dalam berfoto.

Raja Salman pun terlihat sedang menatap ke arah kamera dan tersenyum siap untuk berfoto bersama.
Raja Salman mengatakan, “pertemuan saya dengan Presiden Jokowi pada kali ini mungkin dapat membentuk sejarah untuk mempererat hubungan antara Arab Saudi dengan Indonesia. Apalagi saya bisa bertemu dengan anak sekaligus cucu dari Presiden Soekarno”, seperti yang di terjemahkan oleh Puan.

Suasana didalam Istana Merdeka terlihat begitu bersahabat dan akrab, yang juga merupakan pertemuan antara Presiden Jokowi dan Puan Maharani.
Setelah pertemuannya dengan  Raja Salman, ia sangat terkesan atas penyambutan kedatangan dirinya oleh Pemerintah Indonesia, ungkap Puan Maharani.

Selain Puan Maharani dan ibu Megawati Soekarnoputri banyak juga anggota-anggota DPR yang sibuk mengajak Raja Salman untuk berfoto bersama dan bersalaman.

Langkah Raja Salman pun sempat berhenti ditengah jalan karena dicegah oleh anggota DPR yang menginginkan foto bersama dan bersalaman dengan sang Raja. Dengan sabar Raja Salman tetap menyalami satu persatu anggota DPR yang sedang menyalami nya.
Sementara Raja Salman menanggapi dewan yang sedang mengajak nya berfoto bersama dan bersalaman, Brigjen Al-Faghm selaku pengawal pribadi Raja tetap siap siaga menjaga dan siapa saja dewan yang sedang mendekati Raja Salman.
Kehebohan pun sempat terjadi pada saat Raja Salman memasuki ruang sidang, suara tepuk tangan yang meriah memenuhi ruangan tersebut. Tepuk tangan yang meriah tersebut bermaksud untuk menyambut kedatangan Raja Salman yang saat itu didampingi oleh Setya Novanto, Ketua DPR.

Baca Juga:

Diberdayakan oleh Blogger.

Search